Senin, 30 Januari 2012

Stoner Akui Yamaha dan Ducati Lebih Kompetitif

Stoner yakin, Yamaha dan
Ducati, yang mengalami masa
sulit pada musim 2011, akan
menjadi lawan yang lebih sulit
pada musim 2012, karena dua
tim tersebut tentu saja tak
ingin terus menjadi
pecundang. Stoner
mengungkapkan hal tersebut
saat peluncuran Honda RCV
213V di Kuala Lumpur, Senin
(30/1/12).
Memang, musim lalu Honda
sangat mendominasi balapan
MotoGP. Stoner, yang menjadi
juara dunia, nyaris tak bisa
ditandingi. Itu dia buktikan
dengan meraih 10
kemenangan serta mencetak
90 poin lebih banyak dari rival
terdekat dari tim Yamaha,
Jorge Lorenzo, yang harus
puas menjadi runner-up.
Namun, dengan adanya
sejumlah perubahan aturan
selama musim dingin,
termasuk peningkatan
kapasitas mesin dari 800 cc
ke 1.000 cc, Stoner mengakui
bahwa dirinya harus terus
berada dalam puncak
penampilan. Jika tidak,
Lorenzo dan pebalap nomor
satu Ducati, Valentino Rossi,
bakal mengalahkannya.
"Kami tahu akan ada banyak
kompetisi yang serius di luar
sana," kata pebalap berusia
26 tahun asal Australia ini.
"Ducati telah melakukan
banyak usaha, begitu juga
Yamaha, sehingga akan
menarik ketika tampil di trek
dan melihat apa yang semua
orang punya.
"Saya yakin Honda telah
melakukan pekerjaan fantastis
dengan mesin baru 1.000 cc
selama liburan musim dingin,
dan saya sangat menantikan
untuk kembali duduk di atas
sadel motor dan melihat apa
yang bisa kami lakukan, serta
berharap untuk memulainya
dengan kuat.
Saat ini, Stoner serta para
rivalnya sudah berada di
Sepang. Mereka akan
menjalani uji coba resmi
perdana pra-musim MotoGP
2012 di sirkuit tersebut, mulai
31 Januari hingga 2 Februari
mendatang.

Owen: Jangan Salahkan De Gea

MANCHESTER – Meski hanya
melihat timnya tersingkir di FA
Cup dari bench cadangan,
Michael Owen punya
pandangan tersendiri, terlebih
untuk rekan juniornya, David De
Gea, yang kembali menjadi
sorotan publik Manchester.
De Gea dianggap bersalah
setelah gagal mengamankan
tandukan Daniel Agger yang
menyebabkan Liverpool unggul
dari Manchester United di
babak keempat FA Cup, Sabtu
malam lalu.
Kritik pun mulai kembali
mengalir lagi kepada kiper yang
mulai diragukan kualitasnya
oleh Mancunian dan pengamat
sepakbola Inggris. Owen pun
datang pasang badan. Bomber
veteran itu berani membela
kiper yang belum lama ini
menjalani operasi mata itu.
“Hanya satu komentar soal
pertandingan kemarin. Saya
tidak sepakat dengan semua
pembicaraan negatif yang
menyudutkan De Gea,” ujarnya,
sebagaimana dikutip Daily Post,
Senin (30/1/2012).
“Gol pertama ke gawangnya
bukanlah kesalahannya.
Masalahnya, anda semua
terburu mencap dirinya
bersalah. Masalah sekecil itu
jangan dibesar-besarkan. Kiper-
kiper lain pernah berbuat hal
serupa dan tidak dicemooh
layaknya De Gea,” tukasnya lagi.
“Bolanya berada 6 yard dari
posisinya. Dia memang
berusaha menggapainya dan
dia harus bisa melihat
bagaimana datangnya bola. Di
depannya berdiri enam pemain,
dan tak ada yang bisa dia
lakukan. Masalahnya ada pada
sundulan itu, bukan kiper,”
imbuh Owen.
Owen juga ingin membela De
Gea yang gagal menyelamatkan
United dari gol yang dicetak
Dirk Kuyt di menit ke-88. Intinya,
Owen tak ingin De Gea tertekan,
terlebih portero timnas U-21
Spanyol itu masih amat ‘hijau’ di
belantika Premier League.
“Dia juga tak bisa berbuat
banyak untuk gol kedua.
Menurut saya, menyalahkan
kiper atas dua gol yang
bersarang ke gawang kami
adalah salah. Bocah itu akan
menjadi kiper top, hanya dia
masih sangat muda. Sangat
kejam jika membebaninya
dengan semua kesalahan,”
tuntasnya.

Inter Milan Tanding Dua Kali di Jakarta

Fans Inter Milan --
Interisti-- Indonesia akan
terpuaskan akhir Mei 2012.
Pasalnya, skuad I Nerazzurri akan
dua kali bermain di Stadion
Utama Gelora Bung Karno,
Jakarta. Siapa sajakah lawan
Inter?
Indonesia kembali kedatangan
salah satu klub besar dunia.
Setelah David Beckham bersama
Los Angeles Galaxy tampil di
Jakarta, 30 November 2012,
Indonesia akan kedatangan salah
satu raksasa Serie A Italia, Inter
Milan.
Tim besutan Claudio Ranieri
tersebut rencananya akan
menggelar dua kali pertandingan
di Jakarta. Inter dijadwalkan
menghadapi Indonesia Premier
League (IPL) Selection pada 24
Mei, dan melawan Tim Nasional
Indonesia dua hari kemudian.
"Timnas Indonesia nanti
merupakan gabungan dari
Timnas U-23 dan senior. Untuk
Timnas akan dilatih Aji Santoso,
yang sudah mempersiapkan diri
untuk Pra Piala Dunia melawan
Bahrain. Untuk pelatih tim IPL
Selection, nanti akan ditentukan.
Saat ini sudah ada daftar nama
yang akan dipanggil," kata Ketua
Umum PSSI, Djohar Arifin Husin,
dalam konferensi pers di Hotel
Mulia, Senin 30 Januari 2012.
Indonesia menjadi satu-satunya
negara di Asia Tenggara yang
akan disambangi Inter di tur pra-
musim 2012/2013. Setidaknya
ada enam kelas kategori tiket
yang bisa dipilih untuk
menyaksikan tim berjuluk La
Beneamata tersebut.
Harga tiket termurah adalah
Rp75 ribu untuk kelas tribun.
Selanjutnya ada kelas 2 yang
dijual dengan harga Rp150 ribu,
kelas 1 seharga Rp500 ribu, VIP
Timur Rp3 juta, VIP Barat Rp3,5
juta, dan yang termahal Rp5 juta
untuk kelas VVIP.

Polisi Buru 2 Pria yang Diduga Ikut Membunuh Bos PT Sanex Steel

Jakarta - Tiga tersangka
pembunuh bos PT Sanex Steel,
Tan Hari Tantono alias Ayung
(50) telah menyerahkan diri ke
polisi usai kejadian. Polisi kini
masih memburu dua tersangka
lainnya yang diduga ikut terlibat
dalam pembunuhan Ayung di
Swiss-Belhotel, Sawah Besar,
Jakarta Pusat.
"Yang dua ini sedang kita cari,
apa ada kaitannya dengan
pembunuhan ini," ujar Kabid
Humas Polda Metro Jaya Kombes
Rikwanto kepada wartawan di
Mapolda Metro Jaya, Jakarta,
Senin (30/1/2012).
Rikwanto mengatakan, polisi
telah mengantongi identitas
kedua pria itu. Keduanya masih
dikejar oleh tim Jatanras Polda
Metro Jaya.
"Namanya inisialnya sudah ada.
Tapi saya belum bisa sebutkan
siapa namanya, karena mereka
(tersangka-red) masih menyebut
sebutannya saja," kata Rikwanto.
Rikwanto menjelaskan, dari hasil
pemeriksaan CCTV (Circuit Closed
Television) di Swis-Belhotel,
terlihat ada lima pria masuk ke
kamar 2701, lokasi di mana
korban terbunuh. Sementara
keterangan sekuriti hotel, ketiga
tersangka terlihat tergesa-gesa
turun dari kamar hotel beberapa
saat setelah kejadian.
"Ini kita periksa satpam hotel
katakan ada tiga orang turun
terburu-buru dari lantai atas
kamar hotel," kata Rikwanto.
Menurut keterangan satpam
hotel, ketiga tersangka turun
melalui tangga utama hotel.
Satpam yang curiga kemudian
naik ke atas dan memeriksa
setiap lantai kamar hotel. Satpam
kemudian menemukan pintu
kama 2701 terbuka saat itu.
"Dan satpam ini menemukan
korban sudah tewas," kata dia.
"Kemudian dia telepon ke Polsek
Sawah Besar," lanjur Rikwanto.
Dari hasil keterangan satpam,
ternyata ketiga pria itu cocok
dengan ciri-ciri pria yang telah
melaporkan diri ke polisi usai
kejadian.

Ini Alasan Inter Buka Akademi di Indonesia

JAKARTA - Kedatangan Inter
Milan ke Indonesia bukan
sekedar melakukan ujicoba.
Kabarnya Inter bakal membuka
akademi sepakbola usia muda
di Indonesia.
Hal itu dipertegas oleh Ernesto
Paolillo selaku CEO Inter Milan,
yang mengaku sangat senang
sekali akhirnya bisa datang ke
Indonesia, untuk membawa
para punggawa Inter Milan.
"Saya senang sekali bisa datang
ke sini dan bisa memenuhi
animo sekitar puluhan ribu
Interisti yang ada di Indonesia,"
ujar Paolillo, saat konferensi
pers, Senin (30/1/20 12).
Pada acara konferensi Pers ini,
Ernesto juga mengabarkan
bakal ada kerja sama antara
Inter dengan PSSI untuk
membuka akademi di
Indonesia.
"Bukan hanya ujicoba, nantinya
kami juga akan mengadakan
kerja sama dengan Indonesia
untuk melakukan pembinaan
usia muda dengan membuka
Akademi Inter Milan di
Indonesia," sambungnya.
Dan inilah alasan Paolillo
membuka akademi di
Indonesia: "Indonesia
merupakan negara penting dan
memiliki populasi yang banyak.
Sehingga terdapat banyak bakat
dan talenta-talenta muda di
Indonesia," tandas Paolillo.
Inter bukan yang pertama klub
Eropa yang membuka akademi
sepakbola usia mudanya di
Indonesia. Arsenal dan
Barcelona sudah lebih dulu
membuka wadah untuk para
talenta muda di Indonesia.

Maradona Kandidat Pelatih Timnas UEA

Asosiasi Sepakbola
Uni Emirat Arab (UEA FA)
memastikan legenda Argentina,
Diego Maradona, menjadi salah
satu kandidat pelatih tim nasional
UEA.
Sejak dipecatnya Srecko Katanec
pada September 2011 lalu, posisi
pelatih timnas UEA hingga saat
ini dipegang pelatih sementara,
Abdullah Misfir. Dan UEA FA
berharap bisa mendapatkan
pelatih anyar sebelum musim ini
berakhir.
Presiden UEA FA Yousef Al Serkal
menegaskan pihaknya sudah
memiliki sejumlah nama
kandidat. Salah satunya adalah
mantan pelatih timnas Argentina,
Diego Maradona, yang saat ini
sedang melatih di klub UEA, Al-
Wasl.
"Ya, kami mempertimbangkan
Maradona untuk memimpin tim.
Dia salah satu nama yang tidak
bisa Anda kesampingkan,
terutama dia sudah melatih di
sini," ujar Al Serkal kepada
suratkabar Al Ittihad.
Marcello Lippi, Frank Rijkaard dan
Dick Advocaat, juga dikabarkan
sedang dilirik UEA FA. Namun, Al
Serkal menegaskan pihaknya
tidak mengincar nama besar.
Pasalnya, UEA FA harus
mempertimbangkan sisi finansial.
"Kami harus mempertimbangkan
aspek finansial. Target kami
mengumumkan pelatih baru
sebelum akhir musim. Kami tidak
mengincar nama besar, tapi kami
ingin pelatih yang bisa
membangun kepercayaan diri
pemain," papar Al Serkal.
"Selain itu, dia juga harus
menjadi pelatih yang bisa
mendapat kepercayaan pemain.
Saya percaya faktor itu menjadi
salah satu alasan kegagalan
pelatih sebelumnya," pungkas Al
Serkal.

Delegasi Inter Sambangi Kantor PSSI

JAKARTA - Pagi ini sekitar pukul
10.46 WIB Delegasi Inter Milan
tiba di kantor PSSI, di Gelora
Bung Karno Jakarta. Kabarnya,
Inter Milan bukan hanya
melakukan ujicoba saja.
Saat tiba di PSSI, para delegasi
Inter ini disambut oleh Tondo
Widodo, selaku wakil sekjen
PSSI, di depan kantor PSSI
sebelum akhirnya mereka
bertemu dengan Ketua Umum
PSSI, Djohar Arifin Husein untuk
melakukan pembicaraan
mengenai kerjasama antara
Inter Milan dan PSSI.
"Yang terpenting buat saya
adalah membina para pemain di
indonesia. Dengan jumlah
penduduk Indonesia yang
banyak saya yakin indonesia
memiliki potensi pemain," ujar
Ernesto Paolillo, CEO Inter Milan
di kantor PSSI, Senin
(30/1/2012).
Selain melakukan ujicoba, Inter
akan melakukan kerja sama
dengan Indonesia untuk
membuka akademi dan fokus
pada pembinaan usia muda.
Dan rencana itu akan terwujud
paling cepat tahun ini.
"Secepatnya mereka akan
melakukan pembinaan usia
muda. Kalo ada pemain yang
bagus bakal ada ditampung di
sana," ujar Ketua Umum PSSI,
Djohar Arifin.

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More