Minggu, 11 Maret 2012

Dua Gol Rooney Bawa MU Salip City

Manchester United
memetik poin sempurna di
hadapan pendukungnya di Old
Trafford pada laga lanjutan
Premier League, Minggu 11 Maret
2012. Dua gol Wayne Rooney tak
mampu terbalaskan oleh West
Bromwich Albion. MU pun sukses
menggusur Manchester City di
puncak klasemen.
Babak pertama berjalan cukup
sengit. Pertahanan kedua tim
begitu tangguh, terlebih
performa kiper masing-masing.
David De Gea beberapa kali
menyelamatkan gawang MU,
demikian juga Ben Foster yang
sukses menghalau sejumlah
peluang Rooney dan kawan-
kawan.
Barulah di menit 35, Setan Merah
memecah kebuntuan. Bermula
dari umpan jauh diagonal Paul
Scholes kepada Javier ‘Chicharito’
Hernandez, kemudian diteruskan
ke Rooney. Tendangan striker
internasional Inggris itu
langsung merobek jala gawang
Foster.
MU sementara memimpin 1-0
dan bertahan hingga turun
minum. Meski sudah unggul,
skuad Sir Alex pantang
mengendurkan serangan. Di awal
paruh kedua, tepatnya menit 53,
Chicharito mendapat peluang
emas. Sayang, sepakan striker
asal Meksiko itu membentur tiang
gawang.
Alih-alih membalas gol Rooney,
West Brom justru kehilangan satu
pemainnya di menit 65. Bek
Jonas Olsson harus
meninggalkan lapangan, usai
diganjar kartu kuning kedua
lantaran menjatuhkan Chicharito.
Petaka tim tamu belum berujung,
ketika MU mendapat hadiah
penalti di menit 70.
Wasit Lee Pobert menunjuk titik
putih, usai Ashley Young
dijatuhkan Keith Andrews di
kotak terlarang. Rooney begitu
tenang mengeksekusi tendangan
12 pas ke sisi kanan gawang,
sementara Foster menjatuhkan
diri ke arah sebaliknya. MU
unggul 2-0.
West Brom pun tak mampu
membalas dua gol Rooney
hingga akhir laga. Dengan
kemenangan ini, MU sukses
menyalip Manchester City di
puncak klasemen. Sebab, tim
besutan Roberto Mancini itu
tumbang 0-1 di markas Swansea
City. Kini, MU mengoleksi 67 poin
atau unggul hanya satu poin dari
ManCity.

| source: VIVAnews |

Ganda Campuran Indonesia Juara All England

Pemain ganda campuran
Indonesia Tontowi Ahmad/
Liliyana Natsir tampil sebagai
juara turnamen All England,
Minggu (11/3/2012).

Pasangan pelatnas Cipayung
ini menang dua gim langsung
21-17, 21-19 atas pasangan
Denmark Thomas Laybourn/
Kamilla Rytter Juhl.

Kemenangan ini sekaligus
menghapus paceklik gelar
buat pemain Indonesia di
ajang ini.

Terakhir, pemain Indonesia
juara di turnamen ini pada
tahun 2003 lewat pasangan
ganda putra Candra Wijaya/
Sigit Budiarto.

Tontowi/Liliyana menjadi
ganda campuran Indonesia
pertama yang menjadi juara
setelah pasangan Christian
Hadinata/Imelda Wiguna,
pada tahun 1979.

| source: kompascom |

Kamis, 08 Maret 2012

Athletic Bilbao Ingin Buat Kejutan

Klub Spanyol, Athletic Bilbao,
ingin membuat kejutan saat
menghadapi tuan rumah
Manchester United pada
putaran pertama babak 16
besar Liga Europa di Stadion
Old Trafford, Manchester,
Inggris, Kamis (8/3). Para
pemain Bilbao juga merasa
nyaman menghadapi laga ini
walau datang dengan status
sebagai tim underdog.

”Manchester United jelas
favorit. Mereka selalu bermain
di Liga Champions dan
bertarung dengan tim seperti
Barcelona dan Real Madrid.
Mereka salah satu tim besar di
Eropa dan kami pendatang
baru,” ungkap striker Bilbao,
Fernando Llorente.

”Saya memperkirakan
pertandingan berlangsung
menarik. Kami menatap laga
itu dan akan melakukan
semaksimal mungkin untuk
mendapatkan hasil bagus.
Selama ini kami sudah bagus
dan membuat tim lain
menelan kekecewaan,”
ujarnya menambahkan.

Menurut Llorente, untuk
meredam permainan MU,
timnya harus memberi
pengawalan khusus kepada
ujung tombak Wayne Rooney.
”Rooney ’pembunuh’ sejati.
Dia punya mental luar biasa
dan menjadi inspirasi bagi
rekan satu timnya,” katanya.

| source: kompascom |

Selasa, 06 Maret 2012

PSSI Undang Klub ISL Hadiri Kongres

Sikap PSSI terhadap
tim-tim Liga Super Indonesia (ISL)
2011-12 mulai melunak. Meski
sudah sempat menjatuhkan
skorsing kepada klub-klub
tersebut, kini PSSI berniat
mengundang mereka pada
Kongres Tahunan di
Palangkaraya, Minggu, 18 Maret
2012.

Menurut Penanggung Jawab
Timnas, Bernhard Limbong
langkah ini ditempuh sebagai
kelanjutan dari pernyataan
Presiden RI, Susilo Bambang
Yudhoyono saat mengomentari
kekalahan timnas atas Bahrain.
Salah satu permintaan SBY adalah
agar PSSI segera menyelesaikan
konflik yang melanda sepak bola
nasional saat ini.

"Kami melanjutkan pernyataan
dari Presiden. Kami akan
mengajak berembuk dengan klub
ISL," kata Bernhard dalam jumpa
pers yang digelar di kantor PSSI,
Senayan, Jakarta, Selasa, 6 Maret
2012.

| source: VIVAnews |

Pemerintah Stop Fasilitas ke Timnas

Menteri Pemuda dan Olahraga
Andi Mallarangeng
mengatakan, pemerintah
memutuskan tidak
memberikan fasilitas apa pun,
termasuk pendanaan, kepada
tim nasional. Pasalnya, saat ini
tim nasional tidak terdiri dari
putra-putri terbaik bangsa.

"Bagaimana pemerintah mau
men-support sebuah tim yang
kita tahu hanya berasal dari
satu klub saja. (Ada) pemain-
pemain di klub lain yang
sedang berkompetisi, yang
tidak diakui. Hasilnya, timnas
saat ini bukan yang terbaik,"
kata Andi kepada para
wartawan di halaman Istana
Negara, Jakarta, Selasa
(5/3/2012).

Fasilitas, sambung Andi,
kembali diberikan ketika
Persatuan Sepak Bola Seluruh
Indonesia (PSSI) berhasil
meyakinkan pemerintah
bahwa timnas yang dibentuk
merupakan yang terbaik.
Pemerintah ingin memastikan
bahwa putra-putri terbaik
bangsalah yang membela
Merah Putih.

Andi juga kembali
menghimbau agar PSSI dan
Indonesia Super League dapat
saling mengakui. Bahkan, Andi
berharap keduanya dapat
saling melebur menjadi satu.
Pada saat yang bersamaan,
sambung Andi, pemerintah
bersama Komite Olahraga
Nasional Indonesia dan
lainnya terus melakukan
mediasi agar keduanya dapat
melakukan rekonsiliasi.

| source: kompascom |

Senin, 05 Maret 2012

Simon Gagal Jadi Juara

Simon Santoso gagal meraih
gelar juara turnamen Jerman
Terbuka Grand Prix Gold
setelah dikalahkan pemain
utama China, Lin Dan, di final,
Minggu (4/3).

Simon yang diunggulkan di
tempat kelima ini kalah dalam
dua gim langsung 11-21,
11-21. Pertandingan final ini
berlangsung dalam 40 menit.

Simon yang kini menjadi
pemain utama Indonesia itu
memang kalah kelas
dibanding juara Olimpiade
Beijing 2008 lalu tersebut. Ia
selalu berada di bawah
tekanan.

Di babak semifinal, Simon
menyingkirkan pemain
Denmark, Jan O Jorgensen
21-12, 21-13. Sementara itu,
Lin Dan maju ke final dengan
menyingkirkan pemain
Indonesia lainnya, Tommy
Sugiarto, 21-10, 21-11.

| source: kompascom |

Sabtu, 03 Maret 2012

PSSI Harus Berkaca

Pengurus sepak bola
Indonesia diminta berkaca
dari sejumlah fakta yang
terjadi di lapangan
internasional. Mandeknya
prestasi tim nasional "Merah
Putih" dirasakan sangat
mencederai hati masyarakat
Indonesia yang sebagian
besar pendukung sepak bola.
Demikian diungkapkan
praktisi sepak bola, Mundai
Madang, saat menggelar
jumpa pers di FX Mall, Jakarta,
Sabtu (3/3/2012). Hal itu
diungkapkan Mundai
menanggapi kekalahan 0-10
Indonesia dari Bahrain dalam
laga terakhir kualifikasi Zona
Asia Grup E, Pra-Piala Dunia,
Rabu (29/2/2012).
"Kekalahan ini sangat
menyakitkan. Saya bisa
membayangkan perasaan
pemain ketika mereka
bertanding. Kemarin mereka
pulang pun dimaki-maki,
tetapi kita tidak bisa
menyalahkan masyarakat.
Bagaimana caranya menang,
ya, mengurusi sepak bola
dengan bagus dan, kalau
kalah 10-0, bagus, enggak?
Saya rasa tidak," ujar Mundai.
Menurut Mundai, kekalahan
tersebut telah mencoreng
nama Indonesia di dunia
internasional. Ia menilai
sebaiknya sejumlah pengurus
sepak bola di Indonesia
merasa malu dan lebih
mementingkan kepentingan
nasional.
"Ferdinand yang orang
Inggris prihatin, padahal dia
tidak mempunyai kepentingan
apa-apa. Nah, kalau dia
prihatin, kita tidak prihatin.
Saya tidak mengatakan
pengurus itu untuk mundur,
tetapi yang bertanggung
jawab, ya, pengurus. Mereka
harus berikan bukti untuk
masyarakat," papar Mundai.
"Dengan kekalahan 0-10 ini,
dampaknya ada rasa yang
mengendurkan semangat.
Karena tujuan kita mengurusi
klub adalah untuk memajukan
sepak bola. Kalau sudah
mengurus, tetapi prestasinya
seperti ini, kita agak sedikit
mubazir," ucap Mundai yang
juga Ketua KONI Sulawesi
Selatan ini.

| source: kompascom |

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More