Selasa, 24 Januari 2012

Sempat Tertinggal, Persib Sukses Tekuk PSPS

Persib Bandung
berhasil mengamankan tiga poin
saat menjamu PSPS Pekanbaru di
lanjutang Indonesian Super
League (ISL). Sempat tertinggal di
babak pertama, Persib akhirnya
menang dengan skor tipis 2-1.
Dengan torehan tiga poin di
kandang ini, Persib kini naik ke
peringkat empat klasemen
sementara ISL dengan torehan
15 poin dari sembilan laga.
Sedangkan PSPS harus turun satu
strip ke posisi delapan dengan
torehan 12 poin dari delapan
pertandingan.
Bertanding di Stadion Si Jalak
Harupat, Selasa 24 Januari 2012,
Persib membuka peluang di
menit ke-7. Memanfaatkan
umpan dari Miljan Radovic, bek
sayap Persib, Zulkifli Syukur
punya peluang emas lewat
tandukannya. Namun sayang,
bola masih tipis melebar dari
gawang PSPS yang dikawal kiper
Fance Hariyanto.
PSPS lebih banyak menunggu dan
sesekali melakukan serangan
balik. Namun strategi pelatih
PSPS, Mundari Karya tampaknya
kali ini berjalan cukup efektif.
Hasilnya, pada menit 17, PSPS
justru mampu unggul lewat gol
cantik Nzekou.
Gelandang serang Kamerun ini
mampu memanfaatkan bola hasil
umpan jauh dengan sekali
kontrol guna mengecoh dua
pemain bertahan Persib sebelum
akhirnya melepaskan tendangan
keras yang sukses menjebol
gawang Jendry Pitoy.
Persib coba membalas. Peluang
terbaik Persib datang lewat
tendangan keras Airlangga
Sucipto di kotak penalti PSPS
pada menit 30. Sayangnya, bola
masih mampu ditepis kiper
Fance. Keunggulan PSPS ini
akhirnya bertahan hingga turun
minum.
Di babak kedua, Persib langsung
tancap gas. Usaha tim besutan
Drago Mamic membuahkan hasil
lewat gol Jajang Sukmara di
menit 50. Bek sayap muda Persib
ini berhasil menjebol gawang
PSPS memanfaatkan gagalnya
jebakan off side lini pertahanan.
Kedudukan sama kuat 1-1.
Persib bahkan berbalik unggul
saat pertandingan memasuki
menit 59. Berawal dari
pelanggaran Ambrizal, Miljan
Radovic berhasil melepaskan
tendangan bebas terukur. Bola
gagal digapai kiper Fance
Hariyanto sekaligus membuat
kedudukan menjadi 2-1 untuk
keunggulan Maung Bandung.
PSPS sempat mencoba membalas
lewat bola mati dari tendangan
bebas Herman Dzumafo pada
menit 64. Namun bola masih tipis
melenceng dari gawang Persib
Bandung. Skor 2-1 untuk
keunggulan Persib ini akhirnya
bertahan hingga pertandingan
usai.

QPR Minta Ferdinand Tetap Jabat Tangan Terry

LONDON - Laga Queens Park
Rangers kontra Chelsea pada
putaran empat FA Cup akhir
pekan ini dipastikan bakal
berlangsung panas. Pemicunya
apalagi bila bukan pertemuan
Anton Ferdinand dan John Terry
di kubu The Blues.
Laga QPR kontra Chelsea yang
akan digelar di Loftus Arena,
Sabtu (28/1/2012) nanti,
kembali mengingatkan kita
pada insiden rasis yang
dilakukan Terry kepada
Ferdinand saat kedua tim
bentrok di Premier League yang
berkesudahan 0-0.
Mengingat hingga kini Terry
belum juga mendapat
hukuman, Ferdinand pun
sepertinya akan bersikap sinis
kepada kapten tersebut.
Namun, kubu QPR nampaknya
tidak ingin suasana kian keruh
dan meminta adik dari bek
Manchester United, Rio
Ferdinand ini tetap menjunjung
tinggi spotifitas.
Sebagaimana dikutip Goal,
Selasa (24/1/2012), kubu QPR
menyarankan agar Ferdinand
tetap menjabat tangan Terry
saat digelarnya seremoni yang
biasa dilakukan sebelum
pertandingan tersebut.
Namun jika pada akhirnya
Ferdinand memutuskan tidak
menjabat tangan Terry, maka
itu akan jadi kali kedua bagi bek
timnas Inggris tersebut
mendapat penolakan.
Sebelumnya, Terry juga sempat
mendapat penolakan untuk
berjabat tangan dari bek
Manchester City Wayne Bridge,
sebagai buntut dari
perselingkuhan Terry dengan
mantan kekasihnya.
Kembali ke laga kontra QPR
kontra Chelsea, pihak panitia
kabarnya akan memberikan
pengamanan ekstra dengan
menambah jumlah personel
kepolisian dan petugas
pengawas pertandingan
(steward). Sementara itu, pihak
Federasi Sepak Bola Inggris (FA)
juga akan mengirimkan
sejumlah mata-matanya untuk
memantau jalannya
pertandingan.

5 Pemain Liga Inggris Langganan Cedera

Cedera menjadi
momok bagi pesepakbola
manapun. Namun tak ada satu
pemain pun yang dapat
menghindar dari petaka satu ini
karena ia telah menjadi kerabat
dekat olahraga paling populer di
dunia ini.
Premier League atau Liga Inggris
dikenal sebagai kompetisi liga
yang paling keras di seluruh
dunia. Tak heran jika cedera
pemain menjadi akrab terdengar
dalam sepakbola Inggris. Bahkan
beberapa pemain harus bolak-
balik dihantam cedera.
Berikut ini 5 pemain Premier
League paling rawan cedera yang
dikutip dari Bleacherreport:
1. Michael Essien
Ketika fit, Essien menjadi salah
satu gelandang terbaik di dunia.
Didatangkan dari Lyon pada
2005, gelandang timnas Ghana
ini sukses menjadi pemain favorit
fans Chelsea. Bermain lugas dan
punya determinasi tinggi menjadi
daya tarik si Bison. Namun
setelah tiga musim meraih
kesuksesan bersama Chelsea di
bawah Jose Mourinho, gelandang
29 tahun ini mengalami masa
buruk.
Sejak akhir musim lalu Essien
harus absen panjang. Sempat
diturunkan saat Chelsea menekuk
Sunderland dua pekan lalu, ia
kembali cedera. Ini menjadi
cedera panjang ketiganya dalam
tiga tahun terakhir. Pada musim
2008/2009, Essien juga harus
absen tujuh bulan untuk pulih
dari cedera. Di musim
2009/2010, Essien harus absen
lima bulan karena cedera.
2. Michael Owen
Penyerang mungil Manchester
United ini juga harus kembali
berkutat dengan cedera setelah
sempat kembali bermain pada
November tahun lalu. Awalnya,
Owen diprediksikan hanya akan
absen enam pekan. Namun kini
telah lebih dua bulan Owen tak
kunjung pulih. Cedera memang
menjadi bagian akrab bagi Owen
sejak hijrah dari Liverpool ke Real
Madrid pada 2004 silam. Cedera
seakan tak mau pergi dari Owen
meski ia telah berganti klub
Newcastle United sebelum ke
Manchester United hingga saat
ini.
3. Ledley King
Bek Tottenham Hotspur ini
dianggap menjadi tembok paling
kokoh jika dalam kondisi bugar.
Hal itu diperlihatkan saat King
membela Spurs dan timnas
Inggris. Sayang bek 31 tahun ini
juga harus berkali-kali dihantam
cedera. Catatan rentan cedera ini
mulai ditorehkan King sejak 2006
silam. Kini ia juga harus masuk
daftar pesakitan di Premier
League.
4. Owen Hargreaves
Manchester City tentu sadar
keputusan memasukan
Hargreaves akan penuh
perjudian. Maklum, gelandang
dinamis Inggris ini dikenal
sebagai satu pemain yang rentan
cedera. Bahkan seorang ahli
bedah ternama Inggris, Richard
Steadman menyebut Hargreaves
sebagai pemain dengan kasus
cedera paling membingungkan
selama 35 tahun karirnya. Mantan
pemain Bayern Munich dan
Manchester United ini harus
bolak-balik dihantam cedera.
5. Kieron Dyer
Kieron Dyer dianggap menjadi
pemain Inggris yang paling
sering dihantam cedera dalam
lima tahun terakhir. Tak heran
sejak 2007, gelandang. Karena
itu, banyak kalangan di Inggris
yang meyakini Dyer saatnya
gantung sepatu. Terlebih dengan
usianya kini yang mencapai 33
tahun.

RvP Bantah Adanya Keretakan

LONDON – Memang diakuinya
sendiri, Robin van Persie (RvP)
merasa kecewa, ketika terjadi
pergantian yang dinilai
kontroversial, saat terjadi masa-
masa genting dalam clash
melawan Manchester United.
Tapi, RvP menyanggah jika hal
itu menyebabkan sebuah
keretakan dia antara dirinya
dan pelatih.
Arsène Wenger, mengejutkan
publik Emirates Stadium, di
menit ke-73. Kala itu, The
Professor menarik keluar Alex
Oxlade-Chamberlain dan
menggantikannya dengan
Andrei Arshavin.
Padahal, debut Chamberlain
terbilang cemerlang, bahkan
Chamberlain menyisipkan assist
brilian, yang membuat RvP
mampu membawa level
permainan seimbang lagi,
setelah sebelumnya Arsenal
tertinggal dari United. Berkat
umpan manis Chamberlain, RvP
bisa mencetak gol penyeimbang
di menit ke-71.
Wajah kesal RvP terekam
kamera, ketika Chamberlain
ditarik keluar dan publik serta
media, ‘menangkap’ ekspresi
RvP itu sebagai ekspresi
ketidaksepahaman dengan
sang pelatih.
Bahkan, mungkin kejadian itu
diarahkan kepada keretakan
dirinya dengan Wenger. Tapi,
RvP keluar memberi klarifikasi,
bahwa tak ada masalah antara
dirinya dengan sang pelatih.
“Saya tidak punya masalah
dengan pelatih, hari Minggu lalu
– saya hanya kesal melihat Alex
meinggalkan lapangan, padahal
dia pemberi assist untuk gol
kami satu-satunya,” kata RvP
kepada The Sun, Selasa
(24/1/2012).
“Saya tidak mempertanyakan
keputusannya – saya tahu
bukan tempat saya untuk
menantang apa yang dilakukan
Wenger. Dialah pelatihnya, dia
yang membuat keputusan dan
hanya itu saja,” tambah bomber
internasional Belanda itu.
Telisik punya telisik, ternyata
tidak ada yang tahu, bahwa
sebetulnya Chamberlain punya
masalah pada betisnya, sebelum
pertandingan. Selama ini, hanya
Chamberlain, tim medis dan
Wenger yang tahu. Sementara,
skuad lainnya tak ada yang tahu
cedera Chamberlain. Wenger tak
ingin cederanya tambah parah,
karena itu, Chamberlain ditarik
keluar.
“Sudah lama saya bersama
pelatih dan saya tahu pasti ada
alasan yang baik di balik
keputusannya. Alex punya
cedera betis. Kami sebelumnya
belum tahu, tapi pelatih tahu
dan akhirnya menggantikannya
dengan Arshavin,” pungkasnya.

Sabtu, 21 Januari 2012

Mitchel: Pepe Sulit Berubah

MADRID - Kritikan terhadap
Pepe terus berdatangan. Kali ini,
kritikan keluar dari mulut
mantan pemain Real Madrid
Michel. Menurutnya, tabiat
buruk Pepe di lapangan sulit
untuk berubah.
Ya, berbagai kecaman memang
menghampiri pemain belakang
asal Portugal itu, setelah
menginjak kaki Lionel Messi
saat Madrid dikalahkan oleh
Barcelona 1-2, pada
pertandingan leg pertama
babak perempatfinal Coppa del
Rey.
Ini bukan insiden pertama yang
dilakukan Pepe sejak
bergabung dengan Madrid
pada musim 2007. Sebelumnya,
pemain bernama lengkap Képler
Laveran Lima Ferreira itu
pernah menendang pemain
Getafe Javier Casquero, pada
sebuah pertandingan La Liga.
Hasilnya, pemain 28 tahun itu
mendapatkan hukuman
larangan bertanding 10 kali.
Pepe sendiri memang sudah
meminta maaf kepada Messi.
Mantan pemain Porto mengaku
tidak sengaja menginjak kaki
bintang Barcelona itu.
Namun, Michel melaku khawatir
dengan kondisi ini. Mantan
entranador Getafe menilai
insiden seperti ini akan terus
dilakukan Pepe. "Saya rasa
sudah terlambat untuk Pepe
berubah sekarang, karena akan
ada prasangka buruk," kata
Michel.
"Pepe mengaku telah minta
maaf. Seorang pemain bisa
melakukan kesalahan dan dia
tidak tahu bagaimana itu bisa
terjadi. Saya sudah melihat Pepe
pernah menyesal atas apa yang
dikukannya terhadap
Casquero," sambungnya.
"Tiga tahun kemudian sejak
kejadian itu, Casquero
melakukannya. Sudah jelas
terlambat bagi Pepe untuk
berubah," tandas pria bernama
lengkap José Miguel González
Martín del Campo itu dilansir
Goal, Sabtu (21/1/2012).

Milan Kembali Buru Maxi Lopez

Milan dikabarkan
kembali membangkitkan
minatnya merekrut striker
Catania, Maxi Lopez. Lopez dibidik
setelah bomber andalannya,
Alexandre Pato harus absen
selama tiga hingga empat pekan
karena cedera.
Striker internasional Brasil itu
menderita cedera otot kala
membawa Rossoneri lolos ke
babak perempat final Coppa Italia
setelah menaklukkan Novara 2-1
pertengahan pekan lalu. Cedera
Pato menambah berat beban
Milan, karena sebelumnya,
Antonio Cassano dipastikan
absen hingga akhir musim
karena masalah jantung.
Dengan jadwal Liga Champions
yang semakin dekat, membuat
kubu Diavolo Roso dikabarkan
berusaha mendatangkan striker
baru. Pasalnya, Milan kini hanya
memiliki empat pilihan di lini
depan, Zlatan Ibrahimovic,
Robinho, striker muda Stephen El
Shaarawy dan striker veteran,
Filippo Inzaghi.
Maxi Lopez sebenarnya telah
menjadi incaran Milan sejak akhir
tahun lalu.
Pemain berusia 27 tahun itu
ditargetkan sebagai target
cadangan jika target utama,
striker Manchester City Carlos
Tevez gagal didatangkan ke San
Siro. Namun tanpa alasan yang
jelas, Milan malah mundur dari
niatnya membidik Lopez.
Bahkan kubu Setan Merah juga
melepas kesempatan
mendapatkan Tevez karena
strikernya, Pato memutuskan
untuk bertahan di San Siro.
Dengan situasi terakhir yang
terjadi atas cederanya Pato,
terbuka kembali peluang Lopez
ke San Siro.
Tapi untuk mendapatkan mantan
pemain Barcelona tersebut, kini
Milan harus bersaing ketat
dengan klub Inggris, Fulham.
Selama 14 hari terkahir, Fulham
telah melakukan pembicaraan
dengan manajemen Catania
untuk merekrut Lopez.

Giggs: Lawan Arsenal Selalu Klasik

MANCHESTER - Manchester
United akan menyambangi
markas Arsenal, Minggu besok.
Winger veteran Ryan Giggs
mengaku pertandingan
melawan The Gunners akan
selalu klasik di matanya.
Perlu diketahui, sejak
melakukan debut bersama
United pada November 1990,
Giggs tercatat sudah 47 kali
turun melawan Arsenal. Catatan
itu menjadikannya sebagai
salah satu pemain terbanyak
yang bermain melawan The
Gunners.
Banyak memori indah yang
dialami oleh Giggs bersama
United, termasuk semifinal FA
Cup (1999, 2004) dan
pertandingan Liga Champions
2009. Meski demikian, ada satu
momen kelam yang pernah
dialami oleh Giggs saat
melawan Arsenal.
"Ada satu masa untuk alasan
tertentu, yang mana saya tidak
mampu mencetak gol. Padahal
gawang lawan sudah terbuka
lebar," ujar Giggs ketika ditanya
mengenai momen
pertandingan United-Arsenal
dari situs resmi United, Sabtu
(21/1/2012).
"Pertandingan itu (FA Cup ronde
kelima 0-2, Old Trafford, 2003),
harus berada dalam momen
tersebut. Saya sangat
mengingat momen buruk itu
lebih dari pertandingan bagus,"
sambung winger asal Wales itu.

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More